Bunga Depan Rumahnya Engkau

Oh hatiku senang melihat tanaman hias engkau rawat di depan rumah mu. Ini semacam kesadaran go green warga Negara yang peduli lingkungan. Pasti esok lusa bumi menjadi lebih hijau. Burung-burung pun riang berkicau dan beterbangan dengan asyiknya di langit-langit biru. Mau aku bergerak menanam bunga-bunga mawar, kamboja, bonsai dan kelompok tanaman hias lainya yang cantik-cantik menghijaukan lingkungan rumah.

Duduk di rumahmu segar menyejukkan, perawatnya cantik dan kebun bunganya juga rapi. Kau terlihat dewasa sekali orangnya. Berbincang bersama mu nyaman, seolah-olah saya ingin jadi best friend di hari-hari mu. Ohh, tapi rasa-rasanya engkau tak suka melihat orang yang punya keperibadian merokok, begadang tiap malam dan tak teratur. Tapi tak apalah saya mengagumi engkau saja. Engkau adalah engkau dan saya adalah saya

Tanaman hias mu sudah pada berbunga-bunga. Ingin ku petik satu kuntum bunga mawar itu. take to home and save in my room. Menjadi hiasan sewaktu-waktu kalau saya sedang letih bermain dengan kawan-kawan ku di luar sana.

Saya yakin habiss bangun tidur engkau berdiri di ladang depan rumahmu. Menyaksikan kupu-kupu menghisap sari bunga-bunga, bersimbiosis-mutualisme. Dan mungkin memotret-nya dengan kamera DSLR yang saya punya untuk besok-besoknya. Okkke saya menuggu panggilan itu dari mu. Mempublish-nya di dalam blog yang engkau punya. BERSAMBUNG

comments