Cewek Ane Selak Men

Yoi Man-Men, ane salah satu cowok yang pernah menjalin hubungan kasih dan sayang dengan perempuan selak wanasaba (maaf ya ini hanya pengalaman guyonan semata). Ya mau gimana lagi men, dia gak hanya cantik, mulus, montok dan seksi, tapi kombinasi dari kodrat dan sifat dasar perempuan, yaitu yang di sebut dengan ayu.  Kalau sudah menggunakan istilah ayu untuk seorang perempuan, ane rasa gak ada alasan lagi buat para cowok mana pun untuk bilang gak tertarik ame tuh cewek. Kalau ada, mungkin saja cowok itu sedang goblog atau menderita penyakit kelainan, sebab itu sangat munafik sekali buat cowok normal.

Iya tentu, jauh sebelum ane jatuh cinta, ane kagak pernah tahu kalau dia-nya bisa terbang seperti Nyi Pelet atau berubah bentuk menjadi seekor kucing seperti yang selalu di tayangkan dalam tayangan drama indosiar. Awal perkenalan sih biasa-biasa saja, normal sesuai sebagaimana mestinya orang jatuh cinta. Jelaslah, ane deg-degan hati saat berada di dekatnya atau ketika bertegur sapa ame dianya yang memang ayu, iya namanya juga pedekate, harus ngerasain dimensi salah tingkah dong, biar feel jatuh cintanya dapet.

Selama itu, tidur ane kagak pernah nyenyak, galau mikirin dia mulu. Mau ngirim sms tapi ane malah ketakutan duluan, sebab ane kagak bisa bikin kata-kata mutiara yang mampu menembus palung hatinya yang bisa bikin dia kelengerrrr. Apalagi untuk menelpon dianya, seakan-akan urat tenggorokan-bacot ane kerap mengencang dan berujung kejang-kejang saat si cantik ayu jelita mempesona itu menegur dengan nada feminim, “(hellllohh, ini capa ya, kok dieem siihh)”.

……!! Entah karena apa, mungkin ane telah lelah menderita meyimpan erat-erat rasa kagum ini ame dirinya yang beautyfull, akhirnya ane memberanikan diri menyatakan kalimat yang datangnya dari lubuk hati ini yang ingin pacaran. Dan yes, katanya dia juga merasakan hal yang sama persis yang ane rasakan, yaitu ingin menjalin hubungan kemesraan yang sewajarnya. Yups, tak lama akhirnya kita jadian.

“Malam pertama”, maksudnya malam pertama ngapel ke rumahnya, iya semuanya baik-baik saja yang indah penuh kenangan fullmoon cahaya rembulan dan bintang-bintang kecil yang sangat lucu. (dalam suasana romsa itu), Dia bertutur “pengen terbang ke angkasa hanya bersama ane semata”, ane kagak tahu di angkasa dia mau ngapain, mungkin mau bermain bola salju yang dingin itu dan berjumpa dengan Santa Claus alias Jim Broadbent si pembawa hadiah dari surga saat moment natal itu berlangsung. Entahlah,.. khayalan cewek ane ada-ada aja sangat berlebihan.. iya maklumlah namanya juga pacaran. kikiiiiiki

Dua, empat, lima, enam hari, seminggu kita udah pacaran, penuh kenangan-kenangan menggembirakan yang menakjubkan nan romantis. Mulai dari kepantai, taman kota, tempat perbelanjaan, hingga berdua-duaan di pepunduk alias di pematang sawah juga pernah walaupun puncak moment-nya gak tuntas-tuntas amat. Dan itu tetap aja kisah mesra yang tetap kita kenang berdua. Hhaa

Begitu mesra dan besarnya cintamu kepada diriku, sampai-sampai engkau mengantar ane pulang ke rumahku sehabis ane ngapel/midang dari rumahmu pada malam minggu itu. Engkau membuatku takut saja. Kenapa mesti terbang sih dan sangat kencang melambai-lambaikan pepohonan segala. Kenapa engkau melakukan itu. Engkau membuat surprise seperti itu hanya untuk cowok-mu ini kah. Ohh aku sangat ketakutan sayang, sampai-sampai aku harus lari terbirit-birit menuju pintu rumahku sambil teriak “TUSSELAK, ACONK, SUNDEL, BAWI”.

Tak hanya itu, engkau kerap pengen tidur bareng kayaknya di dalam kamarku, sering ketuk-ketuk atap rumah tepat di atas kamarku saat-saat jam tengah malam. Maafkanlah sayang aku gak berani keluar menjumpaimu dan harus pura-pura gak denger bunyi ketukan dan suara desisanmu. Sebab belum saatnya engkau tidur di dalam kamarku, kita belum muhrim, belum juga ke penghulu. Jadi maafkan saja segala sikap penolakanku di tengah-tengah dinginnya kesunyian malam itu. Aku takut sayang

Ehhh, ternyata engkau emang cewekku yang kagak bisa menahan khasrat rasa rindu ingin jumpa. Tiba-tiba saja, tanpa ngirim sms dan telpon ane terlebih dahulu, engkau udah di dalam kamarku, merayap dan diem di samping kasur. Mana bentuk rupamu gak seperti biasanya, malah berbentu kucing yang gak sewajarnya. Asssssssu, bagaiman mau memulai bersenggema kelau bentuk-mu seperti itu sayang. Wajahmu berbulu, matamu gak seindah Britney Spears, body-mu gak seindah Avril Lavigne, mana dada montok yang bikin ane galau itu berubah jadi dada kucing. Iya wajar saja sayang, diriku harus ugal-ugalan mengusirmu dari kamar tempat tidurku. Bukan karena gak sayang atau apalah, tapi aku memang takut.

Keteranga:
Dari: zine doelank
Cerita dari pengalaman Risky Tile
Tulisan versi Ryza Genk (tunggu tulisan versi Risky Tile-nya)

 

 

comments