Donor Buku Dari jogja untuk Wanasaba

Donor buku yang dilangsungkan di jogja mulai pada tanggal 20 januari dan berahir pada tanggal 24 januari 2014. Ide pergerakan pengumpulan buku ini berawal dari seorang mahasiswi wanasaba yang sedang kuliah di Daerah Isitimewa Yogyakarta (DIY). Yang katanya “mula-mula” terinspirasi dari adanya share postingan teman grup facebook (wanasaba), yang memposting info foto perpustakaan desa wanasaba beberapa waktu lalu (interview via telpon).

Di bawah ini adalah arsip postingan via facebook-nya beberapa waktu lalu:

fb perpustakaan

perpustakaan

foto perpustakaan yang di shere di grup facebook

“postingan foto perpustakaan di share publish oleh akun Risky Chyle, kemudian dapat tanggapan koment oleh akun Nana Chanoet dan beberapa teman lainnya.

nana fb

Lebih Jelasnya di bawah ini (sang matampe pada rabun atau salah satu di antara anda pengidap myopia alias minus), ne Tiang ketikang epe pisak:
“NaNa Chanoet: kumbe ke buku pin perpus wanasaba menurt pe pada makun na koleksi laeik teka dekun ta garap donor buku ka pada dimana pun kita berada ntah dijogja atau dimana antekna luik koleksina perpus ta pin wanasaba” (dikutip dari grup facebook wanasaba hari ini).

Gambar di atas, adalah merupakan awal ide gagasan pergerakan “Donor Buku” yang dilakukan oleh teman-teman yang berada atau kuliah di jogja. Nana Chanoet dan teman dekatnya Irma Tazkira (nama akun facebook), kemudian mengajak kita semua yang berada di jogja untuk merealisasikan ide tersebut. Dan akhirnya dapat tanggapan dari teman-teman, terutama oleh yang kita sendiri sebut “amaq suku” untuk wanasaba di jogja, M. Lalu Fadli. Sebagai ketua kordinasi atau penghubung kita yang berada di jogja antar sesama pelajar wanasaba-nya.

Tepat pada tanggal 24 januari 2014, buku yang berhasil terkumpul berjumlah 20 buku dalam waktu singkat, hanya empat hari. Dari tanggal 20 januari itu. Waktu-nya sangat singkat karena mempertimbangkan beberapa hal, terutama masalah teknis pengiriman ke desa asal kami Wanasaba.

Untuk selanjutnya, terutama yang di jogja, mengenai kegiatan donor buku ini, rencananya akan berlangsung secara berkontinyu dan akan semakin luas lagi dalam sekala pengadaannya. “plajar wanasaba –jogja”

Tentu kita semua tahu dan sadar, selain kegiatan pengadaan buku bacaan buat desa, buat semua warga ini, ada yang sama bahkan jauh lebih penting yang harus dipikir-renungkan untuk tahap selanjutnya, yaitu memasyarakatkan buku yang telah coba dikumpulkan itu sendiri. Apalagi berhadapan dengan warga, pelajar atau siswa-siswi sekolahan yang belum menyadari pentingnya membaca baku. Nah mengenai itu kita semua atas nama anak muda wanasaba, yuk kita obrol-wacanakan terlebih dahulu, bagaimana-bagaimananya lewat media apa saja yang kita bisa, facebook, website, radio dan secara langsung saat ngumpul tatap muka. “Dalam kurung” itu adalah PR (Pekerjaan Rumah) kita wanasaba.

Terimakasih wassalam..

comments