Malam mingguan vol. 1

Yoi men, malam minggu sudah tiba nampaknya. Waktunya untuk mempersiapkan diri ini untuk menunaikan kewajiban pergi ngapel ke rumah cewek saya atau nongkrong bareng temen-temen jomblo yang terihat menyedihkan..hahaha..!! lalu, dimana dan kapan tradisi malam minggu ini dimulai. Kenapa tidak malam-malam yang lainnya ya..?? seperti halnya malam senin, juma’at atau malam-malam yang lainnya mungkin.. entahlah men..!!
Tidak dapat dipungkiri, kebiasaan malam mingguan telah menjadi sebuah tradisi turun temurun yang patut disebut dengan sebutan “Tradisi Masal”. Walaupun saya pribadi tidak tahu kapan dan dimana hal ini berasal ! kemudian mulai berkembang menjadi sebuah tradisi akhir pekan yang masih sangat populer sampai saat ini.

PHOTO_12965735_166953_25004317_ap

Benar saja, kita sudah menciptakan malam minggu sebagai sebuah tradisi yang harus ditradisikan men.
Ketika malam minggu tiba, jalanan menjadi ramai dipenuhi kendaraan dan hilir mudik para pelaku tradisi yang sebagian besar dari mereka adalah para pemuda pemudi,remaja,abg sampai “bang Toyib” yang ga pulang-pulang.
Mungkin itu suasana malam minggu yang ada di sebuah kota besar, yang mempunyai fasilitas untuk melakukan serangkaian aktivitas malam mingguannya. Mau ke pusat keramaian kota, taman, semua sudah tersedia jika dikota besar. Tapi, beda lagi dengan malam minggunya di desa saya.
Selain desa saya yang sangat sepi dan minimnya tempat untuk melakukan aktivitas malam minggu. Ya, kami berusaha semaksimal mungkin untuk meromantiskan suasana hati dan suasana-suasana yang lainnya. Dengan cara, ngapel ke rumah cewek-lah pastinya men…!! Dengan suasana yang sangat mendukung, hanya diiringi dengan suara-suara kecil dari si jangkrik dan si kodok. Saya semakin meromantiskan diri ini bersama si dia tentunya, haha…”jangan ngeres ya”…
Tentunya, malam minggu di desa itu tak kalah indahnya dengan bermalam minggu di kota-kota besar sana.. iakah..??
Bersambung..??

comments