Menulis Hujan

Hujan itu air. Air yang jatuh dari langit dan membasahi bumi. Hujan menyirami tumbuhan-tumbuhan kering, hijau dan menjadi subur. Hujan itu kadang deras dan rintis-rintis lucu seperti cewek cantik yang lagi ngambek.  Ngambek karena dicuekin ame kakasih hatinya. Hahah….

Hujan itu terjadi karena air di bumi mengalami penguapan akibat dari panasnya matahari. Kemudian uap air akan berkumpul di udara dan akhirnya mengalami pemadatan, istilah ilmiahnya (kondensasi). Nah hasil kondensasi di buku plajaran fisika cewek ane itu di sebut dengan awan. Kemudian awan ini bergerak akibat dari hembusan angin dan membuatnya saling bertindih-tindihan dan terus ke atas hingga mencapai atmosfer yang memiliki suhu lebih dingin, sehingga membentuk butiran-butiran air atau es yang semakin berat dan tidak mampu lagi di topang oleh si angin, hingga akhirnya butiran-butiran air dan es tersebut jatuh berhamburan ke permukaan bumi tempat kami hidiup.

Orang-orang di jalanan pada kehujanan dan marah-marah, kesal dengan air yang jatuh dari langit itu. Tapi kami berdua seakan-akan tak mau ambil pusing dengan kesialan orang-orang yang berada di luar sana yang kena macet entu. Sebab kami berhangat-hangat berduaan dengan ceria di dalam kamar kos dengan kopi good-day dan sambil mendengar radio-streaming yang tak pernah berhenti menyajikan lagu-lagu fresh yang nge-jazz.

Bertukar cerita kampus yang konyol, sharing-sharing tugas kampus yang numpuk dan sedikit membicarakan seputar teori-teori yang abstrak, membuat kami menghiasi hujan di balik jendela kos yang becek dengan air hujan yang sangat deras.

Hujan itu hebat dan terkadang bikin kesal. Hujan itu bikin moment romantic dan terkadang bikin lapar. Hujan itu seakan-akan seperti sahabat yang pengertian, seakan-akan juga seperti musuh yang tak berprasaan. Hujan itu air yang jatuh dari langit. Hujan itu awan, hujan itu udara, dan hujan itu uap.

Ini tulisan temanya menulis hujan. Dan saya telah menulisnya.

Hujan akan terjadi di Indonesia, biasanya mulai pada bulam oktober dan berakhir di bulan maret. Inilah tentang hujan. Dan hujan biarlah menjadi hujan.

Sediakan payung sebelum hujan, ini adalah pribahasa. Jangan di plintir kesana-kemari. Sebab hujan adalah hujan.

Hujan akan indah jika engkau memandang hujan dengan cara berpikir yang indah. Hujan akan menjadi seram jika engkau memandangnya dengan tokoh hantu-hantu yang menakutkan. Hujan akan seperti cewekmu yang sedang galau, kalau engkau memikirkannya seperti itu. Biarlah hujan menjadi hujan. Sekian. Wassalam. Ini adalah tulisan hujan. Wkwkw… label: tulisan mengada-ada. Iyup-iyup,.. santai aja menk.. PIYO PIYO PIYO…

comments