Merapat Ke CMW

Sebaiknya siapa pun kita anak-anak muda wanasaba, jangan berkecil hati apalagi menjauh dengan sesuatu yang coba di bentuk oleh siapa-siapa saja dia dan dengan atas nama apa pun saja di desa sempit wanasaba ini. Sebaiknya lekas merapat dalam keadaan apa pun itu, sebab dalam titik waktu yang paling lama sekalipun, mau gak mau kita akan merasa memiliki dan dimiliki oleh sesuatu yang akan dan telah ada di lingkungan tempat tinggal sendiri.

Mungkin saat ini, anda merasakan sebuah pemberontakan diri yang gak pasti, terbawa faktor eks atau bimbang dalam ego internal sikologi anda sendiri  yang memvonis hal itu dengan kekeliruan alasan tak jelas dari gosip-gosip liar atau dari benak yang dangkal.

Siapa pun anda, bajingan bangsat sekalipun, tetap saja anda adalah anak muda yang tetap diharapkan oleh lingkungannya dan sebaliknya engkau sangat membutuhkan lingkungan ini untuk bisa tumbuh berkembang. Lari maupun menghilang dari lingkungan sendiri adalah tingkah sia-sia percuma anak-anak muda yang paling konyol memilukan. Salah satu sifat lingkungan adalah sadistik yang kejam. Selain teralienasi, juga raut keterisolasian adalah korban lingkungan yang paling nyata. Dan orang-orang cerdas biasanya mampu menjinakkan lingkungannya. Dengan kata lain, lingkungan tunduk kepadanya. Ia melakukan sesuatu untuk menghiasi lingkungan, ia berusaha membentuk lingkungannya sendiri dengan sedemikian rupa agar lingkungannya terlihat hidup seperti lingkungan-lingkungan lainnya. Jelas ia tak perlu lari atau pun mengurung diri dari lingkungan tempat tinggalnya, karena ia sudah memiliki lingkungan yang tak lagi sunyi, ia tak mungkin lagi lari dan menghilang dari lingkungannya, karena ia sadar lingkungannya sangat butuh kepada dirinya. Hhhaaa yoii yoaa ane puitis roman sekali bro..

Dan mungkin saja CMW alias ceseboe musik wanasaba, adalah salah satu bentuk penghias lingkugan wanasaba itu sendiri, siap akan meramaikan atau mengeksistensikan desa atau juga akan mengaktualkan anak-anak wanasaba itu sendiri, bukan saja di bidang seni musik tetapi lebih dari itu. Dan itu sudah mulai nyata terjadi, lihat saja adanya situs blog ini, adanya tulisan-tulisan ini, adanya desain grafis yang telah lama di pamerkan di mana saja, yang berbertuk sticker atau gambar dalam majalah dan yang lainnya yang akan menyatu menjadi satu-kesatuan wanasaba. Ahh..!  ane lebay bro-bre.

Sejauh ini, ada beberapa orang anak wanasaba yang memiliki beckground berbeda yang tak ada sangkut-pautnya dengan musik atau tak mengerti tentang musik itu sendiri, tetapi mereka  sangat respek yang antusias mengapresiasi terbentuknya komunitas musik ini. Mereka rela mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya yang sebenarnya sangat mahal bagi tempat kerja mereka, termasuk uangnya sendiri, dan menyebut-nyebut uang ini ane pribadi sangat jijik sekali. Melalui CMW ini kita akan tunjukkan kepada orang-orang, bahwa tanpa menghitung-hitung uang kita akan bisa jalan, kita akan pamer-pamer ekspresi denagan sangat puas kepada siapa-siapa saja bahwa rasa kekeluargaan itu gak serendah seperti yang yang telah diremehkan oleh orang-orang yang memang tak berpendidikan.

Suatu saat dan pasti, CMW tak sekedar komunitas musik, tetapi ia akan menjadi pemersatu pergerakan atau kumpulan-kumpulan ekspresi semua anak muda wanasaba yang akan di lihat orang banyak di luar sana, tentu melalui tingkah-tingakah kreatif yang di tampung atau di adopsinya. Wassalam.

Sumber gambar CMW

comments