Parade Musik Kemerdekaan Sakra

RISKY SAKRA REDTepatnya pada tanggal 25 agustus 2013, desa Sakra mengadakan event music kemerdekaan untuk Lombok. Iya tak lain tujuannya untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke-68, sekaligus memberikan ruang ke pada band-band indie Lombok untuk menyampaikan kabarnya masing-masing di atas panggung, tentunya lewat aksi kreasi music mereka sendiri. Dan kebetulan saya ikut serta meramaikan eventnya, saya salah satu perwakilan band dari desa wanasaba dengan nama band “sambiloto” di bawah naungan komunitas music CMW [cesebu music wanasaba].

Desa Sakra bagi saya, mungkin bisa di bilang salah satu desa tempat lahirnya musisi-musisi hebat dari tanah Lombok. Misalkan kita sebut saja Oyok Sapriadi dengan Virtual-nya yang sudah menjadi band kebanggaan kita sebagai orang Lombok. Dan juga Ari Pelet yang selalu menjadi issu di setiap festival music Lombok dengan prestasi-prestasi yang sudah banyak di perolehnya. Dan tentunya banyak lagi nama-nama musisi indie yang popular lainnya.

nofall sakra redMungkin karena benak saya beranggapan seperti itu, yang memandang desa sakra seperti yang saya sebut di atas, mungkin salah satu alasan utama yang memotivasi saya untuk ingin ikut terlibat bersama-sama meramaikan event tersebut. Dan mungkin karena saya tahu, yang mengadakan event itu merupakan mereka yang sudah terbukti menghiasi daerah Lombok dengan music itu sendiri, yaitu Oyok [virtual], Ari Pelet beserta kawan-kawannya yang aktif bermusik di sakra-Lombok sana. Dengan harapan, saya akan banyak mendapatkan berbagai pelajaran seputar music beserta dunianya.

Dari wanasaba, siang-siang bolong saya berangkat ke sakra dengan penuh semangat untuk menghadiri technical mating acara, yang berlokasi di kantor desa sakra pusat. Oh dan ternyata dugaan saya benar, di sana banyak sekali teman-teman yang antusias ingin ikut partisipasi meramaikan acara peringatan hari kemerdekaan Indonesia-nya. Mulai dari temen-temen Peringga, Masbagek, Selong dan dari kecamatan-kecamatan Lombok timur lainnya, ada juga perwakilan dari Lombok Tengah dan lain-lainnya. Sedangkan band saya sendiri “sambiloto”, mendapat kesempatan manggung tepat pada malam pembukaan acara dengan nomor undi-08.

SAMBILOTO REDSatu, dua band telah selesai menunjukkan aksi kreasi musiknya yang kren nan gokil, sekarang hostnya memanggil nama band saya “sambiloto” untuk main di atas panggung. Dan oh sakra terlihat ramai dan wellcome sekali orang-orangnya, terlihat ketika kami memainkan lagunya Metallica yang berjudul “Wharever I May Roam”. Dari atas panggung saya mendengar mereka terdengar serentak ikut menyanyikan lirik “Anywhere I roam dan semakin serental lagi melanjutkan lirik “Where I lay my head is home” tentunya dengan sangat ramai sekali. Mungkin bagi saya ini adalah sesuatu yang luar biasa bagi saya peribadi, sebab “bagi saya termasuk band saya ”sambiloto”, ini adalah baru pertamanya saya ikut serta dalam acara event music yang diadakan di sakra, sekaligus baru pertmakalinya band saya mendapatkan penghargaan.

Bagaimanapun, saat itu, selain puas dengan pertunjukkan aksi music yang saya dan teman-teman mainkan, mereka yang berada di bawah panggung juga terlihat puas oleh permainan music yang kami bawakan, walaupun saya mainnya gak jago-jago amat. Haha,.. iya bagi saya yang paling penting adalah ikut terlibat dalam event music hari kemerdekaan Indonesia seperti yang diadakan kawan-kawan sakra kemarin adalah sesuatu yang perlu saya banggakan. Terimakasih wassalam.

Keterangan:
sumber gambar TIM CMW

Oleh: [show_avatar email=3 show_email=true]

comments