Sanjungan Kemenangan AFF-U 19. (Theks Putu, Ivan Dimas, Maldini dan kawan-kawan)

20130923_timnas-indonesia-juara-aff-u-19-2013_2784Ya kita telah menang, kita sudah menjadi juara kompetisi internasional, mengalahkan musuh si gokil Malaysia dan sekelas Vietnam. Iya kita bangga, semua hati rakyat indonesia berterimakasih atas perjuangan yang kalian tunjukkan selama di ajang sepakbola AFF september 2013 kemarin.

Sampai saat ini pun, euforia kegembiraan kemenangan kita masih begitu terasa memukau, masih terlalu indah untuk tidak menjadi topik pembicaraan oleh siapa dan di mana saja ia berada, entah di dunia nyata maupun di alam maya yang semu itu. Issu mafia paling busuk, iklan politikus paling berkarisma kenegarawanan, rupiah yang anjlok, kasus inpor daging sapi, simulator SIM dan issu infotaiment yang  paling basi kontrofersial sekalipun, semuanya lewat tak bisa mengalahkan indahnya membicarakan kemenagan perjuangan kalian wahai timnas U-19.

Tak lupa pula, apresiasi antusias kepada teman-teman yang setia-istikomah memadati stadion Gelora Delta Sidoarjo sana yang tetap berjuang berdiri, sorak soraya, antre dan berjejer rapi berjam-jam di depat pintu locket tiket, sekaligus mendandani diri dengan identitas kebinekaan yang sangat plural untuk mensuport mental, stamina dan dahaga kalian dalam mewujudkan kemenangan yang sudah lama terpending bertahun-tahun lamanya, yaitu 22 tahun.

Selama kurun waktu yang cukup panjang itu, mungkin hanya adik-adik yang baru bisa memberi hadiah istemewa bertaraf internasional untuk rakyat dalam kancah sepak bola (?). dan kenyataannya itu memang benar adanya. Senior-senior kalian sudah lama sekali absen dalam mengabulkan harapan-harapan rakyat yang takjub-mempesona itu, entah U-21, U-23 dan U-tua bangka sekalipun tak pernah mampu memberi kegembiraan paling ria dalam pentas sepakbola dunia. Jadi pantas saja hingga sekarang ini kalian menjadi  trending topik paling hangat nan sejuk di negara kepulauan indonesia subur tercinta ini.

imagesTetapi walaupun begitu, kenapa di tengah-tengah nuansa keceriaan ini masih saja ada satu-dua orang yang terlalu bangka pemakai dasi yang tak pernah mau berhenti saling klaim dan sindir di layar teve dalam menyikapi kemenangan ini. Menyebut-nyebut lembaga PSSI-lah, menyebut akademis sepakbola usia paling dini-lah, menyebut liga ini-itulah, helahh ni orang mulutnya kritik mulu dan sangat terkesan kolot kekampungan tak berisi apa-apa, entu orang kagak pernah rasain indahnya ceria apa.., walau hanya sejenak sekalipun. Mari gembira bentar wahai tua bangka, secara serentak bersama-sama, se-rakyat indonesia. Muka lo jauh,. Wetttack…

Rasa pede keindonesiaan kebangsaan tumbuh begitu saja secara nasional, terutama ketika menyebut negeri kecil tetangga Malaysia, juga seolah-olah tidak mau peduli atas apa saja kelakuan Amerika kepada bangsa Arab yang terkacau sana. Iya memang sudah seharusnya, kita patut mengindahkan segalanya di dalam bangsa sendiri, tak usah terlalu memusingkan yang luar-luar jauh sana. Biarlah Amerika dan para sekutunya menerapkan strategi politik dan militernya yang paling politicalcoolnes untuk PBB-nya dan mari kita ceria dengan keceriaan bangsa kita sendiri saja seperti yang sekarang ini dalam euforia kemenangan AFF-U19.

20130923_timnas-indonesia-juara-aff-u-19-2013_2604Sekali lagi, thenks Putu, Thenks Ivan Dimas, Thenks, Maldini dkk, Thenks couch Indra Sjafri dan para supporter se Rakyat Indonesia.

keterangan;
gambar dari internet >Tribun News.com

Oleh: Ryza Genk

comments